Langsung ke konten utama

Obsesi Gila (Seperti Dia)


Seperti malam-malam sebelumnya
Kau datang lagi menyerang
Tak peduli aq lelah, tak peduli aq tlah menyerah
Ternyata aq salah,
Kau tak menghilang
Hanya brsembunyi d sudut tergelap jiwaku

Kau ikat aku
Kau pikat aku
Pesonamu mencabikku

Sgala yg ada padamu bunuh aku

Kau tak pernah mendekat
Menjaga jarak,
Hanya saja bayangmu slalu menghantui

Jangan tatap aku sperti itu, aq tak suka!
Bagimu aku tak ada,
Katakan sesuatu
Apa maumu?

Aku tak sanggup, aku sudah sangat lelah,
Aku tak bisa, aku ingin menyerah....

Tolong aku,
Lepaskan aku, bebaskan aku dari pikat pesonamu

Lihat aku skali saja,
Karena aku ada, karena aku nyata

Bagiku kau ganas
Karena kau rampas logikaku
Bagiku kau misterius
Karena kau tak basa ku mengerti
Bagiku kau kejam karena ambil keberanianku
Berhentilah menyerang
Cukup kau ambil alih pikiranku

Kau tahu?
Karenamu aku hanya merasa
Ya, karenamu, aq berpikir dengan rasaku,
Karenamu buat ku tak mencintai diri ku
Kau buat aku membenci apa yg aku pnya,
Ya...karena aku ingin...
Karena aku mau,,
Apa yang ada padamu, apa yg kau bisa
Benar, aku ingin sepertimu


(karya lama, dengan perubahan seperlunya)

-basmatika-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Titik Jenuh

  Aku jenuh...... Itu kalimat pertama yang terbayangkan tiap aku bangun pagi. Rutinitas yang hampir sama tiap harinya. DI setiap malam aku berpikir " apa aku mencoba hari ini atau aku akan gagal? Apa aku mencoba lagi atau melarikan diri?" Aku hanya takut, takut ga bisa bertahan esok hari. Diriku yang sepertinya paling tidak berguna di dunia ini, sering bertanya-tanya, apa salah kalau merasa jenuh? Semakin bertambah umur aku makin malas ketemu orang baru. Semakin malas dengan rutunitas tapi mencoba hal baru aku takut. Takul gagal, takut ga bisa beradaptasi. Aku lelah... Hal yang aku rindukan saat di luar rumah adalah tempat tidur ku, katakanlah aku ini tidak produktif, tapi bertemu dengan orang baru, harus beramah-tamah itu sungguh menyiksa. Aku harus mengenakan topeng "ramah" ku hampir sepanjang hari. Kenapa pula aku terjebak di perkerjaan yg berhubungan dengan hospitality? Kenapa aku baru menyadarinya? Kenapa berinteraksi itu terasa begitu melelahkan? 😭 Katanya ma...

Pelangi di antara Aku dan Dia

  Pelangi di antara Aku dan Dia                         Aku cemburu! Seharusnya perasaan ini ga ada, benar-benar a stupid feeling , batinku kesal. Hampir sejam aku mematung di depan cermin, mengamati bayanganku. Tidak ada yang salah, aku ga jelek-jelek amat, tapi begitu aku ingat dia, aku merasa seperti bebek buruk rupa.             Namaku Ayodhya Basmatika, biasa disapa Aya, nama yang unik bukan? Nama yang ku dapat karena rasa cinta mamaku pada kisah Ramayana. Tapi namanya lebih indah lagi, sangat indah malah! Arrrrrghhh…..lagi-lagi dia, umpatku dalam hati. Aku beranjak dari depan cermin menuju tempat tidurku yang nyaman. Aku mencoba tidur, namun sebelumnya aku berdoa, “Ya Tuhan, semoga malam ini aku ga mimpiin dia lagi, amin!” bisik ku.             Pagi itu kelasku sang...

Aku dimatamu (keluhan terselubung)

 Aku aneh Aku kekanakan Aku “ngrenyed” Aku cengeng Ntah apa lagi aku dimatamu. Sepertinya memang tidak pernah baik. Kalau aku menunjukkan rasa kesalku, atau saat aku bilang aku sedih karena sikapmu, kamu akan bilang aku “ngrenyed” (mungkin mirip dengan lebay kalau di-Indonesiakan), seperti hari ini. Kamu memang tidak bilang langsung, tapi ntah kenapa aku bisa mendengarnya, meski tidak ada suara, tp jelas terdengar saat kamu menatap ku. Saat itu aku berpikir, apa sebaiknya aku usah menunjukkan rasa kesal ku, ga boleh bilang kalau lagi marah, atau lagi sedih. Atau mungkin aku tidak boleh merasa kesal, marah dan sedih?  Reaksi ku tadi mungkin berlebihan menurutmu. Tapi aku tiba-tiba merasa kesal, marah dan berakhir sedih saat tau kamu pergi jalan-jalan jauh tanpa aku. Ya TANPA AKU Aku merasa tersingkirkan, ga dianggap. Ngasi tau bakal pergi aja ngga, sama siapa aja ngga, tau-tau di tag sm ponakan kalo kalian lagi jalan-jalan. Hal yang belum tentu setahun sekali aku alami. Rasa-ra...